Tuesday, 3 May 2011

DI MANAKAN KU CAR GANTI



Rindu rasanya hendak memeluk sicomel ini...namun semua hanya tinggal kenangan yang akan tetap bertapak indah dalam lipatan kenangan yang tak mungkin akan aku lupakan selagi hayat dikandung badan. Selaju mana jari ini menaip lincah diatas papan kekunci Laptop...maka selaju itu jugalah juraian airmata yang semakin tidak dapat aku bendung.

Yang pasti aku amat merindu Mohammad Farish Daniel..Rindu sangat, Tapi AKU hanya insan yang ditakdirkan hanya membesarkan daniel, menjaga dan mencurahkan kasih sayang padanya, tapi bukan utk melihat ia membesar dihadapan mataku...ketentuan tuhan untuk aku bersama daneil hanya 8 bulan. Hampir setahun 4 bulan daniel pergi meninggalkan aku...namun kenangan itu tidak pernah mati dari terus merindui sikecil ini.Tarikh 15.12.2009 akan kekal dalam ingatan sampai bila-bila.



Syukur tuhan bagi aku ketabahan dan kesabaran yang luar biasa sehingga aku mampu untuk menghadapi kehilangan ini dengan penuh rasa tawaduk dan betapa kerdilnya aku disisi ALLAH..
seperti kata mak di Hari Aku kehilangan Daniel.."Anak bukan Hak MILIK kita, Anak HAK ALLAH, bila-bila masa Allah akan ambil, Daniel cuma dipinjamkan sekejap utk Along rasa nikmat bergelar IBU, wlupun bukan Along lahirkan Daniel itu sudah cukup buat Along rasa betapa indahnya nikmat itu kan? Mak mau Along redha dengan kehilangan ini, Jangan ditangisi dan diratapi kehilangan yang telah ALLAH aturkan..semua ini ketentuan ALLAH, seperti mana Along sayangkan Daniel, kita sayangkan Daneil, ALLAH lagi sayang pada dia..." kata Mak sedikit pun tidak meresap ke dalam hati...Rasa sakit kehilangan dan ditinggalkan Daneil lebih terasa......
Saat itu meraung , meratap dengan kehilangan Daniel sudah tidak berguna. Jasad itu lemah dalam dakapan ku, menghembus nafas terakhir di atas ribaan ku...dan detik itu aku masih ingat sampai saat ini...setiap kali mata ingin terpejam, setiap kali itu juga masih aku bayangkan dan rasakan saat daneil mengehmbus nafas terakhir dalam pangkuan ku...Masih aku terasa lembut tangan Daniel pagi itu menyapa pipi dan memelukku...masih terngiang ditelinga tawa dan tangis daniel malam itu....dan pakaian daniel malam tu masih ku simpan kemas sehingga kini tanpa dibasuh semata2 mahu mencium bau daniel,baju itu sering menjadi teman tidur aku setiap malam, saat daniel longlai dalam ribaanku, saat nafas daniel semakin lemah dan akhirnya aku lemah bersama tangisan yang tidak berkesudahan....Daniel Pergi Meninggalkan aku...



Andai aku mampu mengubah takdir...mahu sahaja aku merayu "Ya Allah jangan ambi anak ku, kerna dia satu2nya nyawa dan jantung hatiku.Jangan ambil kebahagiaan yang baru aku angankan...

Namun aku hanya manusia biasa...Biar sepayah mana, biar segtir mana...kenyataan itu harus aku tempuh....Tapi dugaan Allah ini terlalu berat untuk aku tanggung...dan kini kesannya...aku lebih suka menyibukkan diri dengan tugas agar rasa rindu itu dapat aku kawal...kalau tidak Air mata pasti membanjiri kolam hati dan kelopak mata..Saat rindu yang tidak dapat aku ungkapkan hanya baju daniel menjadi teman....
Ya Allah sekuat mana pun aku pasti ada lemahnya....aku merayu padamu...cekalkan hati dan diri ini untuk menghadapi saat kerinduan ini Ya Allah....

kalau daniel masih ada...pasti aku tidak akn begini....hampir setengah mati menahan rasa rindu yang kian sarat......



RINDU YANG TERSISA...

No comments: